Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

46. Bagaimana kami bisa menjaga hubungan di antara kami berdua?

Bagaimana kami bisa menjaga hubungan di antara kami berdua?


Begitu Anda aman memasuki trimester kedua, kehamilan Anda akan menjadi jauh lebih nyata bagi Anda dan pasangan. Anda ditakdirkan untuk merasa senang dan ingin membuat rencana untuk menyambut kehadiran bayi. Akan tetapi, penting juga untuk memastikan bahwa kehamilan tidak mengambil alih atau mengganggu hubungan Anda.

Saya merasa seolah kami hanya membicarakan kehamilan saja sekarang. Bagaimana kami bisa mempertahankan identitas sebagai pasangan?

Merupakan hal yang normal jika kehamilan mengambil alih, khususnya jika ini bayi pertama. Kuncinya adalah memastikan bahwa Anda berdua berbagi minat tentang hal-hal selain kehamilan juga. Anda masih merupakan pasangan, bukan sekadar calon orangtua – dan kedekatan ini yang akan menjaga hubungan dan keluarga Anda tetap sehat di masa-masa mendatang. Ketika Anda pergi keluar, misalnya, sepakati untuk membicarakan kehamilan hanya dalam waktu tertentu. Jadikan permainan, orang yang kembali ke subjek tersebut akan terkena denda!

Saya merasa sendirian sampai saat ini. Mengapa perlu waktu sedemikian lama bagi pasangan untuk menerima kehamilan ini?

Kenyataan bahwa Anda hamil mungkin perlu waktu untuk bisa tertanam karena tidak secara fisik terjadi pada pasangan. Selain itu, sampai saat ini Anda terlihat sama dari luar. Banyak pria mulai lebih terlibat dan senang begitu perut Anda mulai membesar. Adalah normal untuk akhirnya menerimanya ketika hal tersebut terjadi. Pasangan mungkin akan menjadi sangat kagum akan perubahan bentuk tubuh Anda. Perlakukan kesadaran baru pasangan sebagai kesempatan untuk menjadi lebih dekat dan buat rencana bersa,a untuk peristiwa besar itu.

Bulan-bulan berlalu dengan cepat. Bagaimana kami bisa memaksimalkan waktu sebagai pasangan sebelum kami menjadi “bertiga”?

Menjadi orangtua tidak usah dan tidak harus berarti akhir dari waktu berdua saja bagi Anda dan pasangan – tetapi tak bisa ditolak bahwa ini akan harus diatur. Jadi nikmati kesempatan untuk ‘sendirian’ sekarang, ketika semua berjalan dengan baik. Lupakan peran sebagai calon orantua selama beberapa jam, dan nikmati saja menjadi pasangan. Sangat mudah untuk menjadi sangat sibuk dengan pekerjaan, persiapan kedatangan bayi, dan tanggung jawab lain sehingga Anda lupa meluangkan waktu bersama pasangan. Sisihkan waktu tertentu secara teratur setiap minggu hanya untuk melakukannya.

Sekarang juga saat yang sempurna untuk pergi berlibur. Anda merasa lebih baik, hari kelahiran masih beberapa bulan ke depan, dan Anda tak memiliki terlalu banyak janji temu prapersalinan yang membuat Anda tak bisa jauh dari rumah.

Saya cenderung lebih suka berbagi tentang kehamilan dengan saudara perempuan saya daripada dengan pasangan. Mengapa demikian?

Banyak wanita merasa bahwa pasangan tidak ‘mengerti’ tentang kehamilan, yang merupakan sebab mengapa mereka lebih banyak berbicara pada kerabat dan teman wanita. Perspektif pria tentu saja berbeda. Tak seorang pun yang tidak hamil bisa sepenuhnya memahami kenyataan mengandung bayi dalam tubuh Anda dari menit ke menit, dekat di hati. Tetapi ini tidak berarti pasangan harus menjadi penonton saja; ada banyak cara di mana dia bisa berpartisipasi.

Hanya untuk para ayah – bagaimana caranya ‘mendampingi’ pasangan

Be enthusiastic: Tunjukkan minat pada perubahan yang sedang terjadi dan bicaralah pada bayi Anda – dia benar-benar bisa mendengar Anda! Cobalah untuk menghadiri paling sedikit sebagian dari temu prapersalinan pasangan, khususnya saat melakukan pemeriksaan penting, dan jangan malu-malu mengajukan pertanyaan. Dan, tentu saja, hadiri kelas prapersalinan jika bisa.

Hidup lebih sehat: Karena pasangan berusaha maan dengan baik dan menyingkirkan kebiasaan buruk, dukung dengan berbagai perubahan ini. Hindari makanan siap saji dan kurangi atau hindari alkohol. Jangan merokok – bukan hanya untuk membantu pasangan berhenti tetapi karena perokok pasif juga berbahaya bagi bayi Anda. Luangkan waktu untuk berjalan-jalan atau berolahraga bersama.

Lakukan usaha ekstra: Pasangan mungkin menjadi sangat menuntut. Terimalah. Dia melakukan pekerjaan yang berat, jadi pergilah berbelanja ke supermarket, akrabkan diri dengan penyedot debu, kirimi Bungan untuk pasangan, dan lakukan yang terbaik untuk memenuhi tuntutan pasangan di tengah malam yang meminta keju lembut dan selai – dengan senyum.

Cintai tubuh pasangan yang berubah: Dengan semakin majunya kehamilan, ada saat di mana pasangan merasa tidak menarik, jadi terus yakinkan dia bahwa dia cantik. Jangan pelit dalam memberikan afeksi. Dia kini memerlukan pelukan dan ciuman lebih banyak dari biasanya.

Lakukan kesibukan: Saat bayi Anda tiba, Anda dan pasangan harus membeli pakaian bayi, menyiapkan kamarnya, membeli dan memasang kursi mobil… dan Anda pikir Anda tidak usah melakukan apa-apa!

Pengalaman pembaca

“Pada usia 20 minggu, saya kehabisan akal. Suami saya sama sekali tak tahu bagaimana caranya berhubungan dengan saya. Tetapi kini dia mulai berbalik arah. Saya rasa dia hanya perlu beberapa waktu untuk membiasakan diri dengan kenyataan bahwa saya hamil, kemudian tiba-tiba saja ini menjadi ‘nyata’ baginya.” Jessica

“Suami saya sudah luar biasa sebelum saya hamil, tetapi kini dia benar-benar makin luar biasa. Dia selalu membersihkan rumah, memasak makan malam, melakukan tugas-tugas rumah tangga – dan tak pernah mengeluh sekali pun. Saya tak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa dirinya.” Lisa

“Pada awalnya suai tidak tampak ingin berhubungan sama sekali dengan kehamilan, jadi saya memastikan dia datang ke semua janji temu prapersalinan dan pemeriksaan ultrasonografi. Terjadi perbedaan besar setelah dia melihat citra anak lelaki kami di monitor.” Ambar

Posting Komentar untuk "46. Bagaimana kami bisa menjaga hubungan di antara kami berdua?"

Dokter spesialis kandungan rekomendasi dokterhamil.com


dr. Sanusi, Sp.OG dr. Dasep Suwanda, Sp.OG.
dr. Muhammad Dwi Priangga, SpOG dr. Wahyu Ginealdy, Sp.OG