Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

37. Kaki saya sering kram. Haruskah hal ini dikhawatirkan?

Kaki saya sering kram. Haruskah hal ini dikhawatirkan?


Nyeri pada tungkai mulai mengganggu Anda sekarang dan semakin memburuk dengan semakin tua usia kehamilan. Kream yang mendadak dan tajam terkadang menyerang di siang hari, tetapi paling umum terjadi di  malam hari sehingga mengganggu tidur. Kram tungkai bisa mengganggu, tetapi bukan masalah serius, ubahlah pola makan untuk menguranginya.

Mengapa saya mengalami kram tungkai di malam hari?

Beban tambahan pada otot tungkai sering kali menyebabkan kram di malam hari, yang bisa membuat Anda tiba-tiba terbangun dari tidur nyenyak. Kram tungkai paling berat terasa dalam trimester kedua dan ketiga. Kemungkinan penyebab lain adalah dugaan adanya kelebihan fosfor (terdapat dalam dagin golahan, makanan camilan dan minuman bersoda), dan kekurangan kalsium dalam peredaran darah. Tekanan Rahim yang membesar pada saraf yang menuju tungkai juga merupakan salah satu faktor.

Bagaimana cara mencegah dan menguranginya?

Cobalah meregangkan otot betis sebelum tidur dan hindari berdiri dalam waktu lama atau duduk dengan kaki menyilang. Biasakan diri melakukan gerakan memutar pergelangan kaki dan menggerakkan jemari kaki ketika sedang duduk. Kram tungkai bisa disebabkan oleh defisiensi kalsium jadi makanlah yang kaya kalsium. Jika Anda sangat menderita akibat kram tungkai, tanyakan pada bidan atau dokter tentang suplemen kalsium. Hindari mengkonsumsi terlalu banyak minuman bersoda, termasuk minuman berkarbonasi yang katanya ‘sehat’ yang mengandung mineral dan vitamin, karena sebetulnya mengandung banyak fosfor yang terkadang bisa memperberat kram tungkai.

Ketika kram menyerang, cobalah segera meregangkan tungkai. Mulailah dengan meluruskan tungkai – tumit terlebih dahulu – dan dengan hati-hati menekuk pergelangan dan jemari kaki. Pada awalnya akan terasa sakit tetapi perlahan-lahan membuat nyeri menghilang. Memijat otot yang kram atau berjalan-jalan juga bisa membantu, begitu juga mandi air hangat atau meletakkan botol air panas di daerah yang kram.

Bagaimana jika kram menetap?

Jika rasa nyeri terasa terus-menerus dan bukan sekedar kram sesekali, atau jika Anda memperhatikan adanya bengkak atau nyeri tekan, hubungi dokter. Anda mungkin mengalami trombosis vena, atau bekuan darah, suatu kondisi yang jarang terjadi tetapi serius dan membutuhkan perhatian medis segera.

Haruskah saya khawatir dengan pergelangan dan jemari kaki yang bengkak?

Yang Anda alami disebut edema, yang terjadi karena tubuh Anda mengandung lebih banyak darah selama hamil. Rahim yang membesar memberi tekanan pada vena di panggul dan vena cava (vena besar di sisi kanan tubuh yang menerima darah dari tungkai bawah). Ditambah dnegan efek hormone kehamilan, memperlambat sirkulasi dan membuat darah mengumpul di bagian bawah tubuh. Tekanan dari darah yang terperangkap mendorong cairan keluar dari jaringan di kaki dan pergelangan. Edema umum terjadi dan normal, tetapi jika Anda mengalami bengkak yang parah pada tangan dan wajah, carilah bantuan medis: mungkin ini adalah tanda dari pre-eklampsia, suatu kondisi serius yang terkait dengan kehamilan.

Bagaimana caranya mengurangi pembesaran pergelangan kaki dan kaki?

Untuk mengendalikan edema, angkat kaki bilamana mungkin. Jika Anda duduk sepanjang hari, akan membantu jika Anda meletakkan bangku kecil atau setumpuk buku di bawah meja; di rumah, duduklah dengan kaki terangkat atau berbaring di sisi kiri tubuh bilamana mungkin. Mengenakkan pakaian ketat penyangga sampai ke pinggang sebelum bangun di pagi hari, agar darah tidak mengumpul di sekitar pergelangan kaki, juga bisa membantu.

Sindrom tungkai gelisah mengganggu tidur saya. Apa yang bisa saya lakukan?

Sampai 15% ibu hamil mengalami keadaan yang disebut sindrom tungkai gelisah, di mana timbul sensasi pada kaki dan tungkai yang mulai mengganggu tidur. Penderita memiliki keinginan mendesak untuk menggerakkan tungkai dan biasanya keluhan ini memburuk di sore dan malam hari. Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, dan walaupun tidak termasuk kondisi medis yang serius, efeknya beragam mulai dari sedikit mengganggu sampai membuat gila.

Walaupun ada beberapa jenis obat untuk mengatasinya, tak satupun bisa dimakan waktu hamil. Cobalah membuat catatan makanan, aktivitas, dan emosi. Setelah beberapa minggu, Anda mungkin mengetahui faktor yang memicu kondisi ini. Meskipun demikian, Anda harus menjalani kondisi tersebut, paling tidak sampai bayi Anda lahir.

Tips praktis

Untuk mengurangi retensi cairan dalam kehamilan, pastikan Anda minum banyak air karena, walaupun mengejutkan, menjaga hidrasi membantu tubuh menahan lebih sedikit cairan. Berolahragalah secara teratur dan hindari makan makanan asin, seperti zaitun dan kacang asin.

Pengalaman pembaca

“Saya tak tahu bagaimana jadinya tanpa selop. Tak peduli betapa melebarnya kaki saya, saya bisa mengenakannya dengan mudah – selain itu, saya tidak perlu membungkuk untuk memasang tali sepatu atau resleting.” Jocelyne

“Saya memutuskan untuk berinvestasi dengan sepatu jalan yang mahal tetapi sangat nyaman. Saya mencobanya dengan kaus kaki yang sangat tebal jadi ketika kaki saya membesar, sepatu ini masih muat.” Chloe

“Untungnya saya bisa berjalan-jalan hanya dengan sandal jepit sepanjang musim panas dan belum harus mengkhawatirkan sepatu musim dingin.” Anna

Selanjutnya: 38. Bagaimana caranya agar saya bisa tidur lebih banyak di trimester kedua?

Posting Komentar untuk "37. Kaki saya sering kram. Haruskah hal ini dikhawatirkan?"

Dokter spesialis kandungan rekomendasi dokterhamil.com


dr. Sanusi, Sp.OG dr. Dasep Suwanda, Sp.OG.
dr. Muhammad Dwi Priangga, SpOG dr. Wahyu Ginealdy, Sp.OG